Kemhan RI Gelar Workshop Bela Negara di Jambi, Perkuat Fondasi Indonesia Emas 2045

By MS LEMPOW 20 Agu 2026, 09:07:12 WIB JAMBI MANTAP
Kemhan RI Gelar Workshop Bela Negara di Jambi, Perkuat Fondasi Indonesia Emas 2045

Keterangan Gambar : Kemhan RI Gelar Workshop Bela Negara di Jambi, Perkuat Fondasi Indonesia Emas 2045


Mediajambi.com — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) menyelenggarakan Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Masyarakat di Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”. Workshop tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membangun sikap mental, karakter, serta memperkuat kesadaran bela negara di tengah masyarakat.

Pembinaan kesadaran bela negara dinilai memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa yang terus berkembang. Ancaman terhadap negara saat ini tidak hanya berbentuk ancaman militer, tetapi juga semakin kompleks dan multidimensi, mulai dari persoalan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya hingga perkembangan teknologi informasi.

    Melalui workshop ini, peserta diharapkan dapat memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai dasar bela negara dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam menjalankan profesi masing-masing.

    Dalam sambutannya, Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos, yang dibacakan oleh Kepala Pusat Bela Negara Bacadnas Kemhan Brigadir Jenderal TNI Parluhutan Marpaung, S.IP., M.Han, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan maupun Tentara Nasional Indonesia.

    Menurutnya, upaya bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, termasuk kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga negara Indonesia.

    “Kesadaran bela negara harus menjadi bagian dari sikap dan perilaku setiap warga negara dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sesuai dengan peran dan profesinya masing-masing,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

    Workshop PKBN ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mampu mendorong para peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai bela negara secara nyata di tengah masyarakat.

    Para peserta juga diharapkan dapat menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya bela negara kepada lingkungan masing-masing. Dengan demikian, nilai-nilai tersebut dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari karakter masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Selain itu, peserta diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan sekaligus role model dalam mengaktualisasikan nilai dasar bela negara. Peran tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi hingga komunitas dinilai penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang bela negara.

    Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan dengan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jambi, serta seluruh elemen masyarakat.

    Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi dan kemampuan dalam bidangnya, tetapi juga mempunyai karakter, semangat kebangsaan, cinta tanah air serta kesadaran untuk ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Penguatan sumber daya manusia melalui pembinaan kesadaran bela negara menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi masa depan. Semangat tersebut sejalan dengan visi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045, ketika Indonesia diharapkan memiliki sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, berdaya saing dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara.

    Pada pembukaan Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara Lingkup Masyarakat di Provinsi Jambi tersebut, turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi dan Kota Jambi.

    Sementara itu, peserta workshop berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, serta berbagai komunitas.

    Melalui keterlibatan berbagai elemen tersebut, Workshop PKBN diharapkan dapat memperluas pemahaman sekaligus memperkuat gerakan kesadaran bela negara hingga ke berbagai lapisan masyarakat.

    Dengan semakin kuatnya internalisasi nilai dasar bela negara, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika dan tantangan yang muncul, sekaligus mengambil peran aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan dan bersama-sama membangun Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. (mas)

     




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :