Buka Gentala Arasi Festival 2026, Al Haris Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi

By MS LEMPOW 05 Sep 2026, 13:38:33 WIB JAMBI MANTAP
Buka Gentala Arasi Festival 2026, Al Haris Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi

Keterangan Gambar : Buka Gentala Arasi Festival 2026, Al Haris Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet Investasi


Mediajambi.com - Gubernur Jambi Al Haris mendorong kawasan Candi Muaro Jambi dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Hal itu disampaikan  saat membuka Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi (Gentala Arasi)  Festival 2026 di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (4/9/2026).

Al Haris mengatakan, pengembangan potensi daerah tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, hingga masyarakat agar potensi yang dimiliki Jambi dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.

Salah satu potensi yang dinilai memiliki prospek besar adalah kawasan Candi Muaro Jambi. Menurut Al Haris, kawasan tersebut tidak hanya dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi sektor kuliner, UMKM, ekonomi kreatif, hingga berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

    “Candi Muaro Jambi ini yang kelak meramu ekonomi yang ada di sini ke depannya, mulai dari pariwisata, kuliner, dan sebagainya. Museum ini sama dengan Candi Borobudur, tinggal lagi kita mengisinya secara jelas,” kata Al Haris.

    Ia menegaskan, pengembangan kawasan wisata harus dibarengi perencanaan yang matang dan konsep yang jelas. Dengan demikian, peningkatan kunjungan wisatawan tidak berhenti pada aktivitas pariwisata, tetapi mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas di tengah masyarakat.

    Menurutnya, kawasan Candi Muaro Jambi memiliki peluang untuk menjadi salah satu pintu masuk investasi baru di Provinsi Jambi. Infrastruktur pendukung, konektivitas, akomodasi, kuliner, hingga produk UMKM perlu dipersiapkan secara terintegrasi agar kawasan tersebut memiliki daya saing sebagai destinasi wisata sekaligus kawasan ekonomi.

    Al Haris juga menilai Jambi memiliki iklim yang cukup kondusif bagi investasi. Kemudahan berusaha menjadi salah satu modal penting untuk menarik investor masuk dan mengembangkan sektor-sektor potensial di daerah.

    “Jambi adalah wilayah yang efektif dan paling layak untuk berinvestasi, karena iklimnya paling rendah di Sumatera,” ujarnya.

    Selain mendorong investasi, Al Haris menekankan pentingnya memperkuat konektivitas ekonomi antara Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki karakter dan potensi yang saling melengkapi.

    “Kota Jambi memiliki hotel yang berbintang, Muaro Jambi yang memiliki wilayah (wisata),” tambahnya.

    Menurut Al Haris, pola kolaborasi tersebut dapat membangun ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi. Wisatawan yang datang ke Muaro Jambi dapat memperoleh dukungan akomodasi dan berbagai layanan dari Kota Jambi, sementara aktivitas wisata di Muaro Jambi dapat menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Di sisi lain, penguatan ekonomi daerah juga tidak terlepas dari peran digitalisasi. Melalui TP2DD, pemerintah daerah didorong memperluas transaksi dan layanan ekonomi berbasis digital sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin efisien, transparan, dan terhubung dengan sistem keuangan formal.

    Dalam kesempatan tersebut, Al Haris turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang selama ini konsisten mendukung penguatan ekonomi Provinsi Jambi.

    Ia menilai dukungan sektor perbankan sangat penting, terutama dalam memperluas akses pembiayaan dan memperkuat kapasitas pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi daerah.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang sudah memperkuat ekonomi di Provinsi Jambi ke depan. Peran perbankan luar biasa, pelaku UMKM kita juga ikut mewarnai semuanya,” ucap Al Haris.

    Ia berharap sinergi pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, pengembangan kawasan Candi Muaro Jambi diharapkan tidak hanya meningkatkan citra pariwisata Jambi, tetapi juga mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru dan membuka lebih banyak peluang investasi di daerah. (mas)

     




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :